Beranda » BERITA » Benchmarking Sistem Produksi dan Penjajakan Kerjasama dengan UKM Rawayatha Blitar dan ISM Manggarsari Pacitan, 15-16 September 2018

Kelompok Kajian Agroindustri Palma merupakan kelompok peneliti yang melakukan aktivitas penelitian dan pengembangan agroindustri pangan dan non pangan dari metabolit primer dan metabolit sekunderpengembangan agroindustri tanaman palma mendukung Rencana Induk Penelitian (RIP) unggulan Universitas Brawijaya tidak hanya dari bidang Agroforestry, namun juga bidang Ketahanan Pangan. Kelompok kajian ini juga mendukung pembangunan nasional di bidang pertanian, pangan, dan industri kreatif.

BERITA

Benchmarking Sistem Produksi dan Penjajakan Kerjasama dengan UKM Rawayatha Blitar dan ISM Manggarsari Pacitan, 15-16 September 2018

Diterbitkan pada 10/10/2018

Kegiatan benchmarkingsistem produksi dan penjajakan kerjasama dilakukan di dua tempat berbedayaitu UKM Rawayatha Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dan ISMManggarsari Dusun Klagen Desa Mantren Kecamatan Kebonagung Kabupaten PacitanProvinsi Jawa Timur. Pada tanggal 15 September 2018 tim melakukan perjalanan menuju ke UKM Rawayatha Desa Kemloko RT 01 RW 10, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar yang dipimpin Saudara Muhammad Roziq. Setibanya disana tim melakukan kegiatan benchmarking sistem produksi dengan melihat dan melakukan langsung kegiatan produksi. Mulai dari kegiatan petani dalam menyiapkan nira yang diambil dengan cara disadap dari pohon kelapa didesa tersebut, lalu nira yang diperoleh dibawa ke UKM untuk dilakukan pengolahan lebih lanjut menjadi gula semut. Langkah pertama yang dilakukana dalah memasak gula semut menggunakan wajan. Alat pemasak yang digunakan yaitu kompor lpg, dimana pengaturan suhu hanya dikira-kira sehingga suhu tidak stabil karena tidak dapat dikontrol dengan baik. Nira dimasak hingga kandungan airnya berkurang dan menjadi kental. Nira yang sudah mengental kemudian didinginkan kemudian dicetak menjadi gula semut dengan cara dihaluskan dengan memanfaatkan batok kelapa sebagai alat bantu penghalus kemudian diayak agar diperoleh gula semut halus. Gula semut yang kemudian dilakukan pengeringan dengan cara dioven. Oven yang digunakan masih tergolong sederhana karena masih menggunakan oven manual (handmade menggunakan lampu) selama 90 menit pada suhu 90oC. Setelah kegiatan gulasemut selesai dilakukan, dilakukan diskusi antara tim Kelompok Kajian Agroindustri Palma dengan pemilik UKM Rawayatha mengenai kerjasama yang akan dilakukan. Setelah kegiatan selesai dilakukan, tim kembali melanjutkan perjalanan menuju Pacitan.


Kegiatan di Pacitan dilakukan  pada tanggal 16 September 2018,tim Kelompok Kajian Agroindustri Palma berangkat dari tempat penginapan menujuISM Manggarsari Dusun Klagen Desa Mantren Kecamatan Kebonagung KabupatenPacitan  yang dipimpin Bapak Khoirul Huda. Setibanya disana tim melakukan kegiatan benchmarking sistem produksi dengan melihat dan melakukan langsungkegiatan produksi. Mulai dari kegiatan petani dalam menyiapkan nira yangdiambil dengan cara disadap dari pohon kelapa di desa tersebut. Perbedaan UKMRawayatha Blitar dan ISM Manggarsari Pacitan yaitu, pengolahan nira menjadigula semut di UKM Rawayatha Blitar dilakukan oleh UKM sedangkan pada ISM Manggarsaridilakukan oleh petani. Nira yang diperoleh kemudian diolah oleh petani ISMManggarsari. Langkah pertama yang dilakukan adalah memasak gula semutmenggunakan wajan. Alat pemasak yang digunakan yaitu kompor tungku menggunakankayu. Api dari kayu cukup besar sehingga suhu tidak stabil karena tidak dapatdikontrol dengan baik. Nira dimasak hingga kandungan airnya berkurang danmenjadi kental. Nira yang sudah mengental kemudian didinginkan kemudian dicetakmenjadi gula semut dengan cara dihaluskan dengan memanfaatkan batok kelapasebagai alat bantu penghalus kemudian diayak agar diperoleh gula semut halus.Setelah dilakukan proses pengayakan, gula semut dibawa ke ISM Manggarsari untukdilakukan proses pengeringan menggunakan oven. Pengeringan menggunakan ovendilakukan dengan dua variasi waktu yaitu selama 30 menit dan 90 menit. Setelahkegiatan gula semut selesai dilakukan, dilakukan diskusi antara tim KelompokKajian Agroindustri Palma dengan pemilik ISM Manggarsari mengenai kerjasamayang akan dilakukan. Setelah kegiatan selesai dilakukan, tim melakukanperjalanan pulang menuju Malang.

Berdasarkan kegiatan kunjungan Benchmarking Sistem Produksi dan Penjajakan Kerjasama dengan UKM Rawayatha Blitar dan ISM Manggarsari Pacitan yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut:

1. Terjalin kerjasama tersebut terkait kegiatan implementasi Community Development dari perusahaan yang bersangkutan

2. Kegiatan yang akan dilakukan fokus pada desiminasi teknologi pengolahan kelapa menjadi gula semut dengan penambahan rempah seperti jahe

3. Sedang dilakukan proses standarisasi kualitas produk dari segi kadar air (pengeringan) pada produk yang dihasilkan

4. Dirumuskan tujuan yaitu dengan adanya adopsi teknologi, diharapkan kedepannya akan meningkatkan kesejahteraan petani kelapa melalui tumbuh kembangnya UKM di pedesaan.