Beranda » Profil » Tentang
Profil

Tentang

Indonesia merupakan negara yang memiliki SDA tanaman palma terbanyak di dunia (kelapa, kelapa sawit, sagu, aren, siwalan,nipah, pinang, jernang, nibung dan rotan). Diantara jenis tanaman tersebut yang sudah berhasil dikembangkan menjadi industri bernilai tambah tinggi adalah agroindustri kelapa sawit. Komoditi tersebut telah diolah menjadi aneka produk olahan pangan (minyak goreng, margarin dan shortening) serta non-pangan (biodiesel dan oleokimia untuk industri dan farmasi). Kuatnya agroindustri tersebut karena sudah terbangun sistem produksi terpadu hulu dan hilir, sehingga Indonesia berhasil sebagai penghasil minyak sawit terbesar di dunia.

Kelompok palma kedua yang secara kuantitas sangat potensial dikembangkan adalah tanaman penghasil gula (kelapa, aren, siwalan dan nipah), namun hingga kini industri tersebut belum mampu memberikan kontribusi devisa yang memadai. Hal tersebut disebabkan karena orientasi industri masih mengarah sebagai bahan pemanis (gula), belum diarahkan pada industri energi dan farmasi (cuka, sorbitol dan manitol).

Kelompok palma ketiga yang secara kualitas memiliki potensi tinggi dikembangkan adalah tanaman penghasil metabolit sekunder, seperti pinang (antioksidan, tanin dan bahan pewarna) serta jernang (penghasil resin) untuk pewarna keramik, marmer,farmasi. Namun demikian hingga kini industrialisasi komoditi tersebut belum berkembang dengan pesat.

Kelompok Peneliti “Agroindustri Palma” khususnya dibentuk dengan tujuan mengangkat peran agroindustri tanaman palma kelompok 2 dan 3 untuk mendukung keberhasilan agroindustri terpadu kelapa sawit, yang telah memiliki posisi penting di dunia. Kelompok peneliti tersebut berada di Jurusan Teknologi Industri Pertanian, FTP-UB, bidang keilmuan utama yang terlibat dalam kelompok peneliti adalah Rekayasa Pengolahan yang mengarah pada diversifikasi produk bernilai tinggi serta bidang Manajemen Agroindustri untuk mencapai goal pengembangan Sistem Produksi Agroindustri. Kelompok kajian diperkuat oleh anggota dari Jurusan Keteknikan Pertanian, yang memiliki bidang keahlian pengembangan alat dan mesin proses agroindustri. Adanya kombinasi berbagai bidang tersebut diharapkan dapat dihasilkan suatu model pengembangan agroindustri terpadu yang tangguh.

Agroindustri terpadu adalah agroindustri yang memadukan berbagai sub-sistem produksi, mulai dari hulu-hilir yang berorientasi pada diversifikasi produk olahan bernilai tinggi keberlanjutan sistem produksi berwawasan lingkungan. Sistem produksi terpadu di Indonesia masih belum banyak sehingga agroindustri Indonesia relatif lemah dibandingan Malaysia dan Thailand pada perdagangan era global. Bidang keilmuan yang terlibat dalam kelompok riset Agroindustri Palma Terpadu lebih ditekankan pada upaya pengembangan rekayasa teknologi proses, manajemen produksi dan rekayasa sistem yang terkait, yaitu sektor seleksi jenis tanaman palma yang produktivitas tinggi.

Pengembangan agroindustri tanaman palma mendukung Rencana Induk Penelitian (RIP) unggulan Universitas Brawijaya tidak hanya dari bidang Agroforestry, namun juga bidang Ketahanan Pangan. Kelompok kajian ini juga mendukung pembangunan nasional dibidang pertanian, pangan, dan industri kreatif.